Selasa, 17 Juli 2018


Minggu, 10 Desember 2017 22:17 WIB

OJK 'Turut Tergugat' dalam Gugatan Dewan Komisaris Bank Jambi ke PN

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Dewan Komisari non aktif Bank Jambi Ansorullah dan Kuasa Hukum Musri Nauli saat memberikan keterangan kepada awak media/ foto: Riki Ahmad

Kajanglako.com, Jambi – Selain menggugat perdata Gubernur Zola dan 11 Bupati dan Walikota se-Provinsi Jambi, 3 Dewan Komisaris Bank Jambi (Iing Muh Hasanuddin, Delyuzar Harmaini dan Ansorullah) yang menilai pemberhentian mereka cacat hukum, karena melanggar UU 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, juga menjadikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi sebagai pihak ‘Turut Tergugat’.

Musri Nauli, Kuasa Hukum Penggugat menjelaskan jika OJK memiliki kewenangan terkait pemberhentian 3 Dewan Komisaris Bank Jambi tersebut. Bahwa berdasarkan UU nomor 21 tahun 2011 tentang OJK yang merupakan lembaga yang indenpenden dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan.



Baca Juga: - Dekom Non Aktif Bank Jambi Gugat Zola dan Kepala Daerah se-Provinsi Jambi

Disebutkannya, diantara wewenang OJK tersebut adalah pengesahan, persetujuan atau penetapan pembubaran dan penetapan lain, sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.

“Berdasarkan wewenang-wewenang OJK itulah, OJK juga kita jadikan turut tergugat. Karena tentu mereka mengetahui dan dikonsultasikan oleh para pemegang saham terkait dengan pemberhentian para Dewan Komisaris yang kami nilai dilakukan secara sepihak dan tanpa agenda pembahasan terlebih dahulu,” terangnya.

Ia kembali menjelaskan, jika gugatan mereka dikabulkan oleh Pengadilan Negeri, maka OJK sebagai ‘Turut Tergugat’ harus tunduk pada pengutusan pengadilan.

Musri memaparkan, pemberhentian 3 kliennya itu sangat bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Padahal berdasarkan pasal 14 ayat (1) Akta pendirian Bank Jambi. Komisaris Utama, Komisaris dan Komisaris Independent diberhentikan dengan alasan (a) berakhir masa jabatan,(b) meninggal dunia, (c) mengundurkan diri, (d) diberhentikan dengan karena kehilangan kewarganegaraan.

“Melihat alasan pemberhentian yang diatur didalam akta Bank Jambi, maka terhadap klien saya sama sekali tidak terpenuhi persyaratan untuk diberhentikan,” sebutnya.

Apalagi, katanya, Masa jabatan 3 kliennya sebagai Komisari Bank Jambi baru berakhir pada 2019 mendatang, Sehingga tidak terpenuhinya berakhir masa jabatan. Selain itu tidak ada yang mengundurkan diri atau tidak ada satupun yang kehilangan kewarganegaraan.

“Diluar itu, klien saya tidak tepat dianggap tidak cakap. Dengan laba perusahaan yang terus membaik maka tidak dapat dilepaskan dari kemampuan ketiga klien saya menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Untuk diketahui, 3 Komisaris Bank Jambi non aktif itu telah melayangkan gugatan mereka ke Pengadilan Negeri Jambi pada Jumat 8 Desember lalu, dengan nomor Perkara 114/pdt.G/2017/PNJmb tertanggal 8 Desember 2017. (kjcom)


Tag : #Bank Jambi #Dewan Komisaris #Gugatan Perdata



Berita Terbaru

 

Senin, 16 Juli 2018 21:34 WIB

PAW Hasan Ibrahim Sebagai Anggota DPRD Provinsi Telah Diusulkan ke KPU


Kajanglako.com, Jambi - DPW PPP Provinsi Jambi telah mengusulkan Pergantian Antar Waktu (PAW) Hasan Ibrahim sebagai Anggota DPRD Provinsi Jambi.   Dari

 

Pemilu 2019
Senin, 16 Juli 2018 21:00 WIB

Daftarkan 34 Bacaleg ke KPU Sarolangun, PPP Targetkan Kursi Ketua DPRD


Kajanglako.com, Sarolangun - Memasuki H-2 penutupan pendaftaran Bakal Calon Legislatif, PPP merupakan partai perdana yang melakukan penyalinan softcopy

 

Senin, 16 Juli 2018 20:26 WIB

Ihsan Yunus Soroti Urgensitas Penyelamatan BUMN 'Sakit'


Kajanglako.com, Jakarta - Senin, 16 Juli 2018, Komisi VI DPR-RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) selaku

 

Senin, 16 Juli 2018 19:20 WIB

Nekat, Oknum Staf Kesbagpol Palsukan Tandatangan Bupati CE untuk Cairkan Dana LSM dan OKP


Kajanglako.com, Sarolangun - Akibat tak kunjung cair dana LSM dan OKP, oknum Staf Kantor Kesbangpol Kabupaten Sarolangun nekat memalsukan tandatangan Bupati

 

Perampokan Bersenpi
Senin, 16 Juli 2018 14:11 WIB

Breaking News! Siang Bolong Perampok Gasak Tokoh Emas di Tabir Selatan


Kajanglako.com, Merangin - Perampokan toko emas terjadi di pasar SPC, Kecamatan Tabir Selatan, Senin (16/7) siang ini. Kawanan perampok yang informasinya