Selasa, 12 Desember 2017
Pencarian


Rabu, 06 Desember 2017 13:00 WIB

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng PETI Dibakar Petugas

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng dimuasnahkan Petugas (Foto: Sony/kj)

Kajanglako.com, Bungo – Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bungo, berhasil mengamankan dan memusnahkan sedikitnya 28 Rakit dan 8 Mesin Dompeng. Rakit-rakit dan dompeng tersebut diduga akan digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan petugas, dalam Razia Gabungan guna membasmi operasi PETI di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Razia digelar Selasa, (05/11).



28 Rakit yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan oleh petugas. Sementara itu, 8 mesin dompeng yang ditemukan, 5 diantaranya dibakar petugas dan 3 dibawa ke Mapolres Bungo sebagai barang bukti.

Awalnya petugas hanya menemukan 5 mesin dompeng, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali berhasil menemukan 3 mesin dompeng didalam pasir. Diduga mesin tersebut sengaja dikuburkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas. Sayangnya dalam operasi ini, petugas belum berhasil mengamankan pelaku, karena tidak ada ditempat. Kuat kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya.

Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang mengatakan, untuk mengatasi masalah penambangan ilegal Pihaknya tim gabungan, terus berupaya membasmikan penambang emas ilegal dengan cara melakukan razia.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana PETI terus diberantas, apalagi di area jalur penerbangan seperti dekat bBandara Bungo, karena jika dibiarkan berdampak buruk pada akses penerbangan," terang Kapolres.

Pelaku PETI sendiri sesuai dengan Undang-undang yang ada, akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Penambangan Emas Tanpa Izin.

"Akan dikenakan UU nomor 4 tahun 2009, pasal 158, dimana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 dan ayat 5 dipidana. penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliyar," jelas AKBP Budiman. (kjcom)


Tag : #PETI #Emas Ilegal #Tambang Emas #Dompeng #Bungo



Berita Terbaru

 

Senin, 11 Desember 2017 23:27 WIB

Pemayung Masih 'Takut' Gunakan Excavator Bantuan Provinsi, ini Penyebabnya


Kajanglako.com, Batanghari - Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Jambi sudah memberikan bantuan dua Excavator mini untuk dua kecamatan di Kabupaten

 

Senin, 11 Desember 2017 23:15 WIB

Bank Indonesia Terbitkan Ketentuan Penyelenggaraan Teknologi Finansial


Kajanglako.com - Bank Indonesia (BI) menerbitkan ketentuan penyelenggaraan teknologi finansial untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi dan mendukung

 

Pertemuan Bakohumas se-Provinsi
Senin, 11 Desember 2017 23:03 WIB

Melalui Bakohumas, Zola: Cerdas Menyikapi Berita Hoax


Kajanglako.com, Jambi  - Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli mengemukakan bahwa Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) merupakan saluran penyebaran

 

Senin, 11 Desember 2017 22:37 WIB

Zola Terima Apresiasi dari LPPM IPB


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Zumi Zola menerima apresiasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Pertanian Bogor

 

Senin, 11 Desember 2017 22:19 WIB

Pengadaan Sapi Bermasalah, Kontrak CV Minang Vodia Utama Diputus


Kajanglako.com, Batanghari - CV Minang Vodka, selaku rekanan proyek pengadaan sapi gaduhan untuk kelompok tani di Batanghari, kontraknya resmi diputus. Sebelumnya,