Kamis, 22 Februari 2018


Rabu, 06 Desember 2017 13:00 WIB

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng PETI Dibakar Petugas

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng dimuasnahkan Petugas (Foto: Sony/kj)

Kajanglako.com, Bungo – Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bungo, berhasil mengamankan dan memusnahkan sedikitnya 28 Rakit dan 8 Mesin Dompeng. Rakit-rakit dan dompeng tersebut diduga akan digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan petugas, dalam Razia Gabungan guna membasmi operasi PETI di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Razia digelar Selasa, (05/11).



28 Rakit yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan oleh petugas. Sementara itu, 8 mesin dompeng yang ditemukan, 5 diantaranya dibakar petugas dan 3 dibawa ke Mapolres Bungo sebagai barang bukti.

Awalnya petugas hanya menemukan 5 mesin dompeng, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali berhasil menemukan 3 mesin dompeng didalam pasir. Diduga mesin tersebut sengaja dikuburkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas. Sayangnya dalam operasi ini, petugas belum berhasil mengamankan pelaku, karena tidak ada ditempat. Kuat kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya.

Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang mengatakan, untuk mengatasi masalah penambangan ilegal Pihaknya tim gabungan, terus berupaya membasmikan penambang emas ilegal dengan cara melakukan razia.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana PETI terus diberantas, apalagi di area jalur penerbangan seperti dekat bBandara Bungo, karena jika dibiarkan berdampak buruk pada akses penerbangan," terang Kapolres.

Pelaku PETI sendiri sesuai dengan Undang-undang yang ada, akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Penambangan Emas Tanpa Izin.

"Akan dikenakan UU nomor 4 tahun 2009, pasal 158, dimana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 dan ayat 5 dipidana. penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliyar," jelas AKBP Budiman. (kjcom)


Tag : #PETI #Emas Ilegal #Tambang Emas #Dompeng #Bungo



Berita Terbaru

 

Kamis, 22 Februari 2018 10:40 WIB

Meski Ayah Jabat Walikota, Raehan Fasha Tak Suka Berfoya-foya


Kajanglako.com, Kota Jambi – Hidup dalam lingkungan keluarga yang serba kecukupan, ayahnya Walikota Jambi dan juga seorang pengusaha sukses. Tak

 

Kamis, 22 Februari 2018 10:31 WIB

Kenangan Pilu Masa Kecil Fasha, Pernah Dipanggil 'Anak Ibu yang Suka Berhutang'


Kajanglako.com, Kota Jambi -Walikota Jambi DR H Sy Fasha ME punya pengalaman pahit saat masih tinggal d Tembok Batu, Palembang. Tidak hanya mengalami keterbatasan

 

Kamis, 22 Februari 2018 10:21 WIB

Hanya Minum Air Tajin Saat Kecil, Memotivasi Fasha Berjuang Keras


Kajanglako.com, Kota Jambi -DR H Sy Fasha ME, Walikota Jambi, ternyata cukup akrab dengan kemiskinan. Sedari kecil, ia hidup di tengah-tengah keluarga

 

Kamis, 22 Februari 2018 10:06 WIB

Pintu Ruko Sulit Dibuka, Kawan Pencuri Gagal Kuras Isi Konter HP


Kajanglako.com, Kota Jambi - Empat unit Ruko yang menjual handphone beserta aksesorisnya di kawasan Jalan Kolonel Abunjani, Keluruhan Simpang III Sipin,

 

Sidang Suap RAPBD
Rabu, 21 Februari 2018 21:01 WIB

Hakim ke Sekwan: Jujur Saja, Anda Diancam Pimpinan Ya?


Kajanglako.com, Jambi – Emi Nopisah, Sekretaris Dewan (Sekwan) Provinsi Jambi yang dimintai keterangannya sebagai saksi dalam sidang kedua untukterdakwa