Senin, 21 Mei 2018


Rabu, 06 Desember 2017 13:00 WIB

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng PETI Dibakar Petugas

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng dimuasnahkan Petugas (Foto: Sony/kj)

Kajanglako.com, Bungo – Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bungo, berhasil mengamankan dan memusnahkan sedikitnya 28 Rakit dan 8 Mesin Dompeng. Rakit-rakit dan dompeng tersebut diduga akan digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan petugas, dalam Razia Gabungan guna membasmi operasi PETI di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Razia digelar Selasa, (05/11).



28 Rakit yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan oleh petugas. Sementara itu, 8 mesin dompeng yang ditemukan, 5 diantaranya dibakar petugas dan 3 dibawa ke Mapolres Bungo sebagai barang bukti.

Awalnya petugas hanya menemukan 5 mesin dompeng, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali berhasil menemukan 3 mesin dompeng didalam pasir. Diduga mesin tersebut sengaja dikuburkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas. Sayangnya dalam operasi ini, petugas belum berhasil mengamankan pelaku, karena tidak ada ditempat. Kuat kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya.

Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang mengatakan, untuk mengatasi masalah penambangan ilegal Pihaknya tim gabungan, terus berupaya membasmikan penambang emas ilegal dengan cara melakukan razia.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana PETI terus diberantas, apalagi di area jalur penerbangan seperti dekat bBandara Bungo, karena jika dibiarkan berdampak buruk pada akses penerbangan," terang Kapolres.

Pelaku PETI sendiri sesuai dengan Undang-undang yang ada, akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Penambangan Emas Tanpa Izin.

"Akan dikenakan UU nomor 4 tahun 2009, pasal 158, dimana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 dan ayat 5 dipidana. penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliyar," jelas AKBP Budiman. (kjcom)


Tag : #PETI #Emas Ilegal #Tambang Emas #Dompeng #Bungo



Berita Terbaru

 

Masjid Tua
Senin, 21 Mei 2018 16:39 WIB

Masjid Batu Peninggalan Sayyid Idrus di Seberang Kota Jambi


Kawasan Seberang Kota Jambi dikenal luas sebagai wilayah kampung tradisional Melayu Jambi. Di wilayah ini pula berdiri beberapa pesantren tua dan sisa

 

Senin, 21 Mei 2018 14:28 WIB

Sekda Tanggapi Kabar Monopoli Bank Jambi di Pasar Angso Duo Baru


Kajanglako.com,  Jambi - Terkait beredar kabar di masyarakat bahwa pihak Bank Jambi disebut memonopoli PT EBN, dalam pengelolaan kredit tokok dan

 

Senin, 21 Mei 2018 14:21 WIB

Masalah Pemindahan Pedagang Angsoduo, Ini Kata Sekda Dianto


Kajanglako.com, Jambi - Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M Dianto angkat bicara terkait permasalahan pemindahan pedagang Pasar Angso Duo lama ke Pasar

 

Senin, 21 Mei 2018 14:13 WIB

Hingga Pendaftaran Tutup, Hanya Satu Nama Mencalonkan Jadi Ketua KNPI Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bungo, siap menggelar Musyawarah Daerah (Musda)

 

Senin, 21 Mei 2018 13:58 WIB

Shoft Lounching Kantor Imigrasi, Bupati Bungo: Warga Urus Paspor Lebih Mudah


Kajanglako.com, Bungo - Bupati Bungo, H Mashuri, secara resmi melaksanakan Soft Launching Kantor Imigrasi Kabupaten Bungo, Senin 21 Mei 2018.  Dengan