Jumat, 19 Oktober 2018


Rabu, 06 Desember 2017 13:00 WIB

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng PETI Dibakar Petugas

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng dimuasnahkan Petugas (Foto: Sony/kj)

Kajanglako.com, Bungo – Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bungo, berhasil mengamankan dan memusnahkan sedikitnya 28 Rakit dan 8 Mesin Dompeng. Rakit-rakit dan dompeng tersebut diduga akan digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan petugas, dalam Razia Gabungan guna membasmi operasi PETI di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Razia digelar Selasa, (05/11).



28 Rakit yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan oleh petugas. Sementara itu, 8 mesin dompeng yang ditemukan, 5 diantaranya dibakar petugas dan 3 dibawa ke Mapolres Bungo sebagai barang bukti.

Awalnya petugas hanya menemukan 5 mesin dompeng, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali berhasil menemukan 3 mesin dompeng didalam pasir. Diduga mesin tersebut sengaja dikuburkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas. Sayangnya dalam operasi ini, petugas belum berhasil mengamankan pelaku, karena tidak ada ditempat. Kuat kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya.

Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang mengatakan, untuk mengatasi masalah penambangan ilegal Pihaknya tim gabungan, terus berupaya membasmikan penambang emas ilegal dengan cara melakukan razia.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana PETI terus diberantas, apalagi di area jalur penerbangan seperti dekat bBandara Bungo, karena jika dibiarkan berdampak buruk pada akses penerbangan," terang Kapolres.

Pelaku PETI sendiri sesuai dengan Undang-undang yang ada, akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Penambangan Emas Tanpa Izin.

"Akan dikenakan UU nomor 4 tahun 2009, pasal 158, dimana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 dan ayat 5 dipidana. penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliyar," jelas AKBP Budiman. (kjcom)


Tag : #PETI #Emas Ilegal #Tambang Emas #Dompeng #Bungo



Berita Terbaru

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:55 WIB

Sekda Bahtiar Lantik 13 Tenaga Guru dan Fungsional


Kajanglako.com, Batanghari - Sekda Batanghari, Bahtiar Sp, melantik 13 orang tenaga guru dan tenaga fungsional.    Pelantikan tersebut dilaksanakan

 

Jumat, 19 Oktober 2018 21:39 WIB

Kelabui Polisi, WN Malaysia Masukkan Sabu Cair ke Kaleng Softdrink


Kajanglako.com, Tanjung Jabung Barat - Untuk kesekian kalinya, Tim Gabungan dari Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, Polairud dan

 

HUT ke-53 Bungo
Jumat, 19 Oktober 2018 18:30 WIB

Plt Gubernur dan Bupati Mashuri Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-53 Bungo


Kajanglako.com, Bungo - Pemerintah Kabupaten Bungo memperingati hari jadi yang ke-53, yang dilaksanakan di Gedung DPRD Bungo, Jumat (19/10). Rangkaian

 

Kejurwil Panjat Tebing
Jumat, 19 Oktober 2018 18:01 WIB

Kapolda Dijadwalkan Buka Kejurwil Panjat Tebing di Batanghari


Kajanglako.com, Jambi – Tak lama lagi Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Panjat Tebing tingkat Sumatera akan berlangsung, Jambi sebagai tuan rumah akan

 

Perhutanan Sosial
Jumat, 19 Oktober 2018 17:26 WIB

Menunggu Kepastian Hak Kelola Hutan Desa Gambut di Pematang Rahim


Kajanglako.com, Jambi - Masyarakat Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sudah menyusun berbagai rencana pengelolaan