Selasa, 14 Agustus 2018

Rabu, 06 Desember 2017 13:00 WIB

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng PETI Dibakar Petugas

Reporter : Sonny Zhuyoen
Kategori : Berita Daerah

Puluhan Rakit dan Mesin Dompeng dimuasnahkan Petugas (Foto: Sony/kj)

Kajanglako.com, Bungo – Tim Gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI dan Satpol PP Kabupaten Bungo, berhasil mengamankan dan memusnahkan sedikitnya 28 Rakit dan 8 Mesin Dompeng. Rakit-rakit dan dompeng tersebut diduga akan digunakan untuk Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo.

Hal ini dilakukan petugas, dalam Razia Gabungan guna membasmi operasi PETI di wilayah Dusun Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo. Razia digelar Selasa, (05/11).



28 Rakit yang berhasil diamankan langsung dimusnahkan oleh petugas. Sementara itu, 8 mesin dompeng yang ditemukan, 5 diantaranya dibakar petugas dan 3 dibawa ke Mapolres Bungo sebagai barang bukti.

Awalnya petugas hanya menemukan 5 mesin dompeng, namun setelah dilakukan penggeledahan, petugas kembali berhasil menemukan 3 mesin dompeng didalam pasir. Diduga mesin tersebut sengaja dikuburkan oleh pelaku untuk mengelabui petugas. Sayangnya dalam operasi ini, petugas belum berhasil mengamankan pelaku, karena tidak ada ditempat. Kuat kemungkinan razia ini telah bocor sebelumnya.

Kapolres Bungo, AKBP Budiman Bostang mengatakan, untuk mengatasi masalah penambangan ilegal Pihaknya tim gabungan, terus berupaya membasmikan penambang emas ilegal dengan cara melakukan razia.

"Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait bagaimana PETI terus diberantas, apalagi di area jalur penerbangan seperti dekat bBandara Bungo, karena jika dibiarkan berdampak buruk pada akses penerbangan," terang Kapolres.

Pelaku PETI sendiri sesuai dengan Undang-undang yang ada, akan dikenakan pasal 158 UU No 4 tahun 2009 tentang Penambangan Emas Tanpa Izin.

"Akan dikenakan UU nomor 4 tahun 2009, pasal 158, dimana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR atau IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, pasal 40 ayat 3, pasal 48, pasal 67 ayat 1, pasal 74 ayat 1 dan ayat 5 dipidana. penjara paling lama 10 tahun dan denda sebesar Rp 10 miliyar," jelas AKBP Budiman. (kjcom)


Tag : #PETI #Emas Ilegal #Tambang Emas #Dompeng #Bungo



Berita Terbaru

 

Pemilu 2019
Selasa, 14 Agustus 2018 19:30 WIB

Satu Bacaleg PPP Dapil Sarolangun-Merangin Meninggal Dunia


Kajanglako.com, Jambi - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapatkan kabar duka di tengah persiapan menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Satu

 

Pencurian
Selasa, 14 Agustus 2018 18:16 WIB

Pernah Rampok Uang Rp 1,4 M, Edi Kembali Berulah Curi Motor Teman Sendiri


Kajanglako.com, Batanghari - Edi Pirmansyah alias Herman, resedivis yang pernah melakukan perampokan uang Rp 1,4 miliar pada tahun 2010 lalu, kembali berulah

 

Selasa, 14 Agustus 2018 17:58 WIB

LPG 3 Kg Langka, Operasi Pasar Diserbu Masyarakat


Kajanglako.com, Merangin - Gas 3 Kg langka di Kota Bangko beberapa pekan terakhir. Jika pun ada, gas subsidi tersebut harus didapat dengan harga diatas

 

Kasus Korupsi Rumah PNS
Selasa, 14 Agustus 2018 13:37 WIB

Kejati Akan Limpahkan Berkas Madel ke Pengadilan


Kajanglako.com, Jambi - Muhammad Madel, mantan Bupati Sarolangun dan Joko Susilo mantan Kepala Pengelola Koperasi Sarolangun menjadi tersangka dalam kasus

 

Selasa, 14 Agustus 2018 13:23 WIB

Wakil Ketua DPRD Merangin Ditetapkan Tersangka Korupsi


Kajanglako.com, Merangin - Wakil Ketua DPRD Merangin, Isnedi, ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi uang yang harus dipertanggungjawabkan (UYHD) di