Senin, 23 November 2020


Senin, 14 September 2020 17:08 WIB

Penerapan Wajib Masker, Pelanggar Disanksi Push Up Hingga Baca Pancasila

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Satuan Polisi Pamong Praja beserta TNI Polri, Denpom, BPBD dan Dishub Sarolangun, Senin (14/9/20) sore, melakukan razia penindakan bagi yang tidak menggunakan masker.  Sebanyak 86 orang terdata tidak menggunakan masker, langsung ditindak  dan disuruh membeli masker.

Razia penindakan wajib mengikuti protokol kesehatan difokuskan di dalam terminal angkutan Desa Pasar Atas Sarolangun hingga menyisiri ke jalan lintas.



Penindakan Peraturan Bupati nomor 70 tahun 2020 tentang wajib menggunakan masker di suasana pandemi covid-19 mulai Senin (14/9/20), petugas gabungan menyisiri Pasar Atas Sarolangun hingga ke jalan lintas Sumatera dan menerapkan sanksi sosial secara langsung bagi warga yang belum menggunakan masker. Sebelumnya dua pekan lalu pemerintah telah melakukan sosialisasi wajib gunakan masker.

Dari penyisiran banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker. Warga yang tidak gunakan masker langsung dikenakan sanksi sosial dengan langsung membeli masker, selain itu sanksi sosial lainya dilakukan push up sebanyak 10 kali bagi remaja dan bagi perempuan remaja disuruh membacakan Pancasila.

"Razia kali ini kita masih menerapkan sanksi sosial seperti pus up dan membacakan pancasila serta langsung kita eksekusi untuk membeli masker," jelas Ridwan, Kasat Pol PP Sarolangun.

Lanjutnya, ada dua orang perempuan remaja yang masih pelajar tertangkap tidak menggunakan masker langsung diberi sanksi dengan membacakan pancasila.

"Iya, ada juga yang tidak hafal membacakan pancasila," jelasnya

Sementara pelajar lainya yang laki-laki banyak dikenakan sanksi push up dan langsung digiring untuk membeli masker.

"Kita suruh push up dan beli masker. Tidak itu saja, besok akan kita terapkan juga," sambung Ridwan.

Dijelaskan Ridwan Kasat Pol PP Sarolangun, hari ini merupakan hari pertama penindakan bagi warga yang tidak menggunakan masker dan setiap hari akan dilakukan razia. Sepekan ke depan semua razia masih menerapkan sanksi sosial dan seterusnya akan diterapkan sanksi denda sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 70 tahun 2020 tentang wajib menggunakan masker.

"Razia terus kita lakukan,siapa saja tidak gunakan masker kita beri sanksi sosial hingga sepekan kedepan, dan selanjutnya sanksi denda," ujar Ridwan. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sejarah Jambi
Senin, 23 November 2020 17:11 WIB

'Djambi' di Harian Haarlemsch Dagblad


Oleh: Frieda Amran (Antroplog. Mukim di Belanda) Kadang-kadang, untuk menghilangkan kebosanan membaca buku-buku tua berbahasa Belanda, untuk mengganti

 

Senin, 23 November 2020 11:36 WIB

Haru, Doa Emak Al Haris untuk Ulang Tahunnya Hari Ini


Kajanglako.com, Jambi - Al Haris, Calon Gubernur Jambi 2020-2024, hari ini berulang tahun. Emak tercintanya, Zuriah, dengan haru menyampaikan doa dan selamat

 

Senin, 23 November 2020 11:07 WIB

Satu Unit Rumah Semi Permanen di Desa Sungai Baung Hangus Terbakar


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu unit rumah semi permanen milik Sakirin warga RT 11 Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, Minggu malam hangus terbakar

 

Minggu, 22 November 2020 22:40 WIB

Kunjungi Kampung Tahfiz Pentagen Kerinci, Al Haris: Saya Ingin Jambi Provinsi Qurani


Kajanglako.com, Jambi - Calon gubernur Jambi nomor urut 3, Al Haris di Kabupaten Kerinci juga berkunjung ke kampung Tahfidz Quran di Desa Pendung Talang

 

Pilgub Jambi 2020
Minggu, 22 November 2020 19:57 WIB

Tokoh Masyarakat Bathin VIII Ajak Warga Pilih Cek Endra-Ratu, Ini Alasannya


Kajanglako.com, Sarolangun – Para Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Adar dan Pemuda Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun mengajak semua warga