Selasa, 14 Juli 2020


Selasa, 30 Juni 2020 12:17 WIB

Merangin Raih WTP Lagi, Al Haris: Ini Prestasi dan Juga Memotivasi

Reporter : Riki Saputra
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Foto: Riki

Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019.

Bupati Merangin, Al Haris mengatakan,  diperolehnya opini WTP keempat untuk Kabupaten Merangin tentu merupakan prestasi dan juga motivasi.



"Bagi kami di samping ini prestasi juga motivasi paling tidak teman-teman yang sudah bekerja dengan maksimal baik kepala OPD, maupun teman-teman semua yang terlibat," katanya.

"Kalau anggaran yang kita gunakan terjadi permasalahan, terjadi temuan yang banyak kami merasa beban moral bahwa hasil kerja kita lemah. Maka saya sampaikan ini satu merupakan prestasi dan kedua motivasi," tambahnya lagi.

Al Haris juga mengingatkan agar tidak berpuas diri atas perolehan opini WTP tersebut, tapi harus terus dilakukan pembenahan dalam mempertanggungjawabkan penggunaan keuangan negara.

"Ini hanya sebuah proses yang selalu kita lakukan bahwa ini uang negara yang diberikan ke kita adalah amanah rakyat untuk pembangunan. Ini juga sebagai bentuk uang negara betul-betul tersampaikan ditengah masyarakat dan pembangunan semakin berkualitas," ujarnya.

Penyampaian Merangin memperoleh opini WTP dari BPK bersamaan dengan pengumuman LKPD Kota Jambi melalui Video Conference, Selasa (30/6/20) dan ada beberapa catatan disampaikan BPK agar diperbaiki Pemkab Merangin.

Ketua DPRD Merangin, Herman Efendi yang juga hadir pada acara Video Cobference tersebut mengatakan agar beberapa catatan yang diberikan BPK diperbaiki Pemkab Merangin

"Tadi ada beberapa catatat, tentu harapan kami pada Pemkab Merangjn melalui OPD terkait untuk meningkatkan lagi kenerjanya memperbaiki bagai mana kedepannya catatan tersebut tidak ada lagi," sebutnya.

Sementara itu Inspektur Inspektorat Merangin, Hatam Tafsir dikonfirmasi terkait catatan BPK terhadap  LKPD Merangin 2019 mengatakan bahwa catatan tersebut terkait aset.

"Catatannya masih masalah aset, itu temuan aset lama dan itu akan kita tindak lanjuti," sebutnya.

Sementara temuan BPK yang harus dikembalikan disebut Hatam Tafsir sebesar Rp 120 jutaan.

"Itu temuan ada di Dinkes, PUPR dan Dinas Pendidikan. Jumlah temuan tiap tahun makin turun dan akan kita tindak lanjuti ke pimpinan OPD dengan surat bupati agar dikembalikan," sebut mantan Kepala BKD Merangin ini. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Senin, 13 Juli 2020 23:30 WIB

Terdampak Covid-19, Mahasiswa UNBARI Protes Mahalnya Biaya Kuliah


Kajanglako.com, Jambi  - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Batanghari (Unbari) Jambi menyampaikan dua permasalahan pokok terkait kampus,

 

Senin, 13 Juli 2020 23:18 WIB

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap Dua untuk 3.523 KK di Tanjabar


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya dalam membantu meringankan beban masyarakat

 

Senin, 13 Juli 2020 23:12 WIB

Fachrori Tinjau Pelaksanaan Protokol Covid-19 di PT Lontar Papyrus


Kajanglako.com, Jambi – Gubernur Jambi  Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan bahwa aspek kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan

 

Sejarah VOC di Jambi
Senin, 13 Juli 2020 17:18 WIB

Markas VOC yang Pertama di Jambi (6)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam penilaian Soury, semua penduduk Jambi miskin. Ia juga menilai semua orang itu merupakan pencuri

 

Senin, 13 Juli 2020 15:21 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Jasad Pelajar SMP Bungo yang Tenggelam Ditemukan Mengapung


Kajanglako.com, Bungo - Pelajar SMP di Kabupaten Bungo, yang tengelam pada Sabtu (11/7/20) lalu, akhirnya ditemukan Senin, (13/7/20) sekitar pukul