Selasa, 14 Juli 2020


Senin, 29 Juni 2020 14:45 WIB

Direktur RSUD Chatib Quzwain Sarolangun Paparkan Penggunaan Dana Penanganan Covid-19

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

dr Bambang Hermanto, Direktur RSUD Chatib Quzwain Sarolangun / foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chatib Quzwain Sarolangun mengumumkan terkait penanganan Covid-19 di lingkungan RSUD Chatib Quzwain Sarolangun.

Direktur RSUD Chatib Quzwain Sarolangun Bambang Hermanto memaparkan transparasi pelayanan dan pendananan dalam pengananan Covid-19 yang menelan dana hingga Rp 8.34.400.000.



Dalam paparannya, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chatib Quswain Sarolangun dr Bambang Hermanto menjelaskan, bagaimana penggunaan dana tersebut untuk penanganan Covid-19.

Dijelaskan Bambang bahwa Kabupaten Sarolangun masih dalam kategori aman dari penyebaran penularan covid-19, karena jumlah pasien yang postif melalui swab covid-19 hanya 4 orang. "Itu terbilang sedikit untuk di Kabupaten Sarolangun," kata Bambang Hermanto.

"Dari awalnya  terbentuk tim gugus Covid-19 Sarolangun dan tim gugus RSUD Chatib Quzwain dengan di-SK-kan untuk RSUD Chatib Quzwain sebanyak 64 orang yang terdiri dari Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat, pendukung laboratorium atau Ronsen, Satpam, Aporoboy dan CS di ruang esolasi," terangnya.

Semua itu kata dia, dikordinir untuk antisipasi supaya pasien yang terinfeksi Covid-19 bisa terjaring melalui screening. "Sehingga seluruh pasien yang masuk di RSUD Qhatib Quzwain kita Skrining terlebih dahulu karena kita menentukan dahulu apakah pasien itu terjaring Covid-19 atau tidak covid-19, jika kita curiga pasien itu covid-19 maka kita tindaklanjuti dengan melakukan cek laboratorium dengan di rapit test dan kalau itu mendukung maka kita akan melakukan tes swabnya, jadi sebanyak 68 orang ini lah yang menangani pasien covid-19 dan bersentuhan langsung dengan pasien tersebut menggunakan alat pelindung diri (APD)," jelasnya.

"Maka dari itu kita berikan suatu penghargaan kepada 64 orang tersebut berupa Isentif yang merupakan jasa dengan susuai aturan Presiden Kita yang di tetapkan dalam penanganan dan pendanaan covid-19 di RSUD Catib Quzwain kerena dalam penanganan pasien positif Covid-19 ini di RSUD Chatib Quswain bertentangan besar dengan penularan pasien positif Covid-19," tambahnya.

"Untuk saat ini, alhamdulillah kondisi kesehatan 4 pasien positif covid-19 kita mulai membaik, dan kita mohon dukungan dan doanya agar 4 pasien ini lebih membaik lagi kesehatannya sehingga secepatnya bisa dipulangkan untuk berkumpul dengan keluarganya," ujar Bambang. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Senin, 13 Juli 2020 23:30 WIB

Terdampak Covid-19, Mahasiswa UNBARI Protes Mahalnya Biaya Kuliah


Kajanglako.com, Jambi  - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Batanghari (Unbari) Jambi menyampaikan dua permasalahan pokok terkait kampus,

 

Senin, 13 Juli 2020 23:18 WIB

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap Dua untuk 3.523 KK di Tanjabar


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya dalam membantu meringankan beban masyarakat

 

Senin, 13 Juli 2020 23:12 WIB

Fachrori Tinjau Pelaksanaan Protokol Covid-19 di PT Lontar Papyrus


Kajanglako.com, Jambi – Gubernur Jambi  Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan bahwa aspek kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan

 

Sejarah VOC di Jambi
Senin, 13 Juli 2020 17:18 WIB

Markas VOC yang Pertama di Jambi (6)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam penilaian Soury, semua penduduk Jambi miskin. Ia juga menilai semua orang itu merupakan pencuri

 

Senin, 13 Juli 2020 15:21 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Jasad Pelajar SMP Bungo yang Tenggelam Ditemukan Mengapung


Kajanglako.com, Bungo - Pelajar SMP di Kabupaten Bungo, yang tengelam pada Sabtu (11/7/20) lalu, akhirnya ditemukan Senin, (13/7/20) sekitar pukul