Selasa, 14 Juli 2020


Senin, 22 Juni 2020 11:54 WIB

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, RSUD Chatib Quzwain Terapkan Program Ini

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

dr Bambang Hermanto, Direktur RSUD Chatib Quzwain Sarolangun / foto: Riadi

Kajalangko.com, Sarolangun - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chatib Quzwain Sarolangun siaga terapkan program untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Program tersebut yaitu screening, yang artinya memisahkan pasien-pasien Covid-19 dengan pasien umum.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum RSUD Chatib Quzwain Bambang Hermanto. "Kita dari Rumah Sakit Umum RSUD Chatif Quzwain Sarolangun membuat suatu program yang bersifat untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid-19 dengan melakukan Scrining, yaitu memisahkan atau mencegah pasien-pasien covid-19 dengan pasien-pasien umum," kata  Bambang Hermanto.



"Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pasien yang ada di dalam maupun staf kita menghindari terjadinya penyebaran, sehingga jika pasien ini benar-benar terkontaminasi dengan Covid-19 maka kita langsung memisahkan pasien tersebut, dengan arti pasien tersebut tidak boleh masuk untuk pengecekan diluar, tetapi kita langsung bawa ke labor untuk dilakukan pengecekan, apakah pasien tersebut benar atau tidak terinfeksi dengan covid-19," jelasnya.

Untuk staf penjaga kata Bambang, sudah stanby di posko Covid-19 setiap harinya hingga malam di depan pintu ruangan masuk ke RSUD Chatib Quswain secara bergantian di setiap harinya selama 24 jam. "Sehingga insentif atau jasa medis yang kita berikan kepada mereka sesuai dengan perhitungan yang kita lakukan atau kemanusian kita yang diberikan kepada mereka, sehingga mereka benar-benar nyaman terhadap tugasnya," ungkapnya.

Dijelaskan Bambang Hermanto, pelaksanaan screening di depan pintu masuk sebelum pasien masuk, sangat beresiko penularan virus Corona. Untuk itu petugas jaga dibuat dua sif dan setiap petugas diberi insentif dan imun atau puding. "Sehingga aktifitas mereka dilengkapi dengan alat pelindung diri," ujar Bambang. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Senin, 13 Juli 2020 23:30 WIB

Terdampak Covid-19, Mahasiswa UNBARI Protes Mahalnya Biaya Kuliah


Kajanglako.com, Jambi  - Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Batanghari (Unbari) Jambi menyampaikan dua permasalahan pokok terkait kampus,

 

Senin, 13 Juli 2020 23:18 WIB

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap Dua untuk 3.523 KK di Tanjabar


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus berupaya dalam membantu meringankan beban masyarakat

 

Senin, 13 Juli 2020 23:12 WIB

Fachrori Tinjau Pelaksanaan Protokol Covid-19 di PT Lontar Papyrus


Kajanglako.com, Jambi – Gubernur Jambi  Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan bahwa aspek kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan

 

Sejarah VOC di Jambi
Senin, 13 Juli 2020 17:18 WIB

Markas VOC yang Pertama di Jambi (6)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) Dalam penilaian Soury, semua penduduk Jambi miskin. Ia juga menilai semua orang itu merupakan pencuri

 

Senin, 13 Juli 2020 15:21 WIB

Hari Ketiga Pencarian, Jasad Pelajar SMP Bungo yang Tenggelam Ditemukan Mengapung


Kajanglako.com, Bungo - Pelajar SMP di Kabupaten Bungo, yang tengelam pada Sabtu (11/7/20) lalu, akhirnya ditemukan Senin, (13/7/20) sekitar pukul