Sabtu, 06 Juni 2020


Jumat, 08 Mei 2020 14:44 WIB

50 Pekerja Jargas Kedapatan Masuk ke Sarolangun, Kesepakatan dengan Pemerintah Diabaikan

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Sebanyak 50 pekerja Jaringan Gas rumah tangga asal Jawa kembali memasuki wilayah Kabupaten Sarolangun, Jumat (8/5/20).

Kehadiran mereka di MTs Sarolangun RT 13 Kelurahan Aur Gading disebut meresahkan masyarakat. Selain itu, kedatangan para pekerja ini tidak ada sama sekali koordinasi dengan warga maupun RT setempat.



Sebelumnya, dalam hasil rapat tim gugus tugas Covid-19 Sarolangun yang langsung diintruksikan Bupati Sarolangun dan Ketua DPRD Sarolangun terkait pekerja jaringan gas, disepakati tidak ada penambahan anggota pekerja. Pekerja yang terlanjur datang ke Sarolangun juga tidak dibolehkan pulang ke daerah asal di saat pandemik wabah corona masih menghantui masyarakat.

Teranyar, 50 orang  pekerja baru, kembali datang ke Sarolangun. Hal ini memicu kemarahan sejumlah warga.

Melihat keresahan masyarakat, Kakan Kesbangpol, Danramil, Camat Sarolangun, Bhabinsa, turun ke lokasi dan berupaya meredam amarah warga.

Mahmud Ketua RT 13 Kelurahan Aurgading mengatakan tidak tahu menahu soal keberadaan pendatang baru sebanyak 50 orang.

"Kita kaget dan tidak tau dengan kedatangan pekerja ini, saya tidak mengizinkan mereka tinggal di tempat  tinggal di RT 13," kata Mahmud.

Sementara Ketua Aliansi Pemuda Peduli Sarolangun Ependi Tapai mengatakan perusahaan jargas telah melanggar perjanjian. Hal ini kata Pendi tidak bisa dibiarkan dan harus ditindaklanjuti.

"Sesuai perjanjian tidak ada penambahan pekerja jargas dan ini telah melanggar kesepakatan tidak bisa dibiarkan harus ditindak tegas, karena kita telah ditemukan 2 orang positif Covid-19," jelasnya.

Sementara penanggung jawab Jaringan Gas rumah tangga, Agus, malah mengelak dan mengaku tidak tahu kedatangan para pekerja tersebut.

"Kedatangan mereka kita tidak tahu sama sekali dan tidak ada yang dikonfirmasikan dari pusat, jadi kita meminta kepada semua pekerja yang baru datang agar besok saya suruh pulang beri waktu mereka pulang ke Jambi paling lama besok pukul 10.00 WIB pagi," ujarnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Sabtu, 06 Juni 2020 16:51 WIB

In Memoriam H. Sulaiman Hasan, Datuk Bandar Paduko Batuah


Oleh: Jumardi Putra* Gawai saya bertubi-tubi menerima pesan pendek via aplikasi WhatsApp dengan isi senada dan foto sosok lelaki yang sama: H. Sulaiman

 

Jumat, 05 Juni 2020 17:15 WIB

Update Covid-19: Bertambah 2 Kasus Positif di Jambi, Ini Datanya


Kajanglako.com, Jambi - Juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengumumkan penambahan 2 kasus pasien positif corona di Jambi per 5 Juni

 

Covid-19
Jumat, 05 Juni 2020 16:23 WIB

"Lockdown" ala Ketoprak


Oleh: A. Windarto* Pandemi Covid-19 melanda hampir ke seluruh daerah di tanah air. Angka pasien positif dan meninggal dunia akibat wabah mematikan ini

 

Jumat, 05 Juni 2020 15:18 WIB

Tindaklanjuti Rekom KASN, Pemprov Keberatan Angkat Kembali Pejabat Non-job


Kajanglako.com, Jambi - Sebelumnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah menjawab surat keberatan yang diajukan Gubernur Jambi Fachrori Umar tentang

 

Jumat, 05 Juni 2020 15:10 WIB

OJK Jambi Ajak Wartawan Gemar Menabung dan Investasi


Kajanglako.com, Jambi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menggelar kelas edukasi keuangan online (Kelana) terkait Unit Link-Asuransi Jiwa, bagi