Sabtu, 06 Juni 2020


Sabtu, 28 Maret 2020 13:57 WIB

Antisipasi Corona, Kemenag Sarolangun: Peringatan Hari Besar Umat Islam Ditunda Dulu

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan

Kepala Kantor Kemenag Sarolangun, M Syatar / foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun menginstruksikan kepada masyarakat Sarolangun agar tidak membuat kegiatan yang menghadirkan banyak massa. Salah satunya memperingati hari besar umat islam. Instruksi ini mengingatkan bahwa menghindari dampak terjangkitnya virus corona.

"Di intruksinya pemerintah untuk menghindari dampak terjangkitnya virus corona atau jangan sampai terkena virus ini adalah menghindari perkumpulan orang-orang banyak," kata Kepala Kantor Kementrian Agama Sarolangun, Muhammad Syatar.



Lanjutnya, sebenarnya hal ini sebuah dilema bagi umat Islam. "Dalam bulan Rajab 1441 Hijriyah, umat islam memperingati hari besar islam, baik di tempat ibadah, perkantoran dan sekolahan," terangnya.

Namun lanjutnya, sesuai dengan instruksi dan pemberitahuan pemerintah, kita harus mematuhi aturan ini. "Sebisa mungkin ditunda atau ditiadakan (peringatan hati besar, red). Apalagi pemerintah sudah sangat tegas, dari pihak aparat kepolisian jika tidak bisa diberitahukan dengan baik-baik maka akan dilakukan secara paksa dan itu yang kita khawatirkan," jelasnya.

"Untuk di Mushola atau di Masjid, kita harapkan untuk tetap menjaga kebersihan mesjid, misalnya karpet ambal yang sudah lama terbentang jangan digunakan lagi karena ini adalah salah satu sumber penularan virus corona," ujarnya.

"Kami anjurkan karpet ambal itu di cuci terlebih dahulu dan sementara ini  harus membawa sajadah masing-masing demi menjaga kesehatan kita, itu yang kita harapkan," ungkapnya.

Ia juga mengimbau terutama kepada umat islam untuk menjaga kesehatan, kebersihan dan tidak lupa berdoa kepada yang kuasa atau memohon Kepada Allah SWT dengan dijauhkan bala bencana dari virus-virus yang sangat berbahaya ini.

"Setiap sholat di akhir rakaat kita harus laksanakan Doa Qunut Nazilah, dengan memohon dijauhkan dari balak becana ini dan kita harapkan kepada penyuluh agama atau para Dai yang ada untuk membimbing masyarakat kita, di setiap Khutbah di upayakan untuk antisipasi Virus corona ini," ungkapnya. (Kjcom)


Tag : #Sarolangun #Virus #Corona



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Sabtu, 06 Juni 2020 16:51 WIB

In Memoriam H. Sulaiman Hasan, Datuk Bandar Paduko Batuah


Oleh: Jumardi Putra* Gawai saya bertubi-tubi menerima pesan pendek via aplikasi WhatsApp dengan isi senada dan foto sosok lelaki yang sama: H. Sulaiman

 

Jumat, 05 Juni 2020 17:15 WIB

Update Covid-19: Bertambah 2 Kasus Positif di Jambi, Ini Datanya


Kajanglako.com, Jambi - Juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengumumkan penambahan 2 kasus pasien positif corona di Jambi per 5 Juni

 

Covid-19
Jumat, 05 Juni 2020 16:23 WIB

"Lockdown" ala Ketoprak


Oleh: A. Windarto* Pandemi Covid-19 melanda hampir ke seluruh daerah di tanah air. Angka pasien positif dan meninggal dunia akibat wabah mematikan ini

 

Jumat, 05 Juni 2020 15:18 WIB

Tindaklanjuti Rekom KASN, Pemprov Keberatan Angkat Kembali Pejabat Non-job


Kajanglako.com, Jambi - Sebelumnya Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah menjawab surat keberatan yang diajukan Gubernur Jambi Fachrori Umar tentang

 

Jumat, 05 Juni 2020 15:10 WIB

OJK Jambi Ajak Wartawan Gemar Menabung dan Investasi


Kajanglako.com, Jambi - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi menggelar kelas edukasi keuangan online (Kelana) terkait Unit Link-Asuransi Jiwa, bagi