Sabtu, 04 April 2020


Jumat, 20 Maret 2020 21:29 WIB

Tega Cabuli Anak Sendiri, Ayah dan Paman Korban Akhirnya Tertangkkap Setelah Tujuh Tahun Melenggang Bebas

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Hukrim

Foto: RIadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Aksi bejat yang dilakukan dua pelaku pemerkosaan di Sarolangun akhirnya berhasil diungkap setelah tujuh tahun berlalu. Selama tujuh tahun keduanya melenggang bebas  dengan aksi bejatnya mencabuli darah daging mereka sendiri. Kedua pelaku ditangkap Kepolisian Polres Sarolangun, Jumat (20/3/20).

Pelaku An (34) Warga Cerminan Gedang, Kabupaten Sarolangun, merupakan ayah kandung korban dan JI merupakan paman dari korban rudapaksa tersebut.



Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto mengatakan, sebelumnya, Polsek Limun menerima laporan tentang adanya tindak pidana persetubuhan dan pencabulan anak di bawah umur yang dilaporkan pada tanggal 19 maret pukul 02:00 WIB siang oleh suami korban yang baru menikah pada desember 2019 yang lalu.

"Setelah menerima  berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/B- 52 /III/2020/SPKT/Res Sarolangun tentang tindak pidana pencabulan dan persetubuhan, Unit penyelidik Reskrim Polres Sarolangun dan Unit Polsek Limun melakukan pengejaran di TKP,” kata Kapolres AKBP Deny Heryanto.

"Dalam pengejaran, pelaku berhasil diamankan di bengkel tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Polres Saeolangun untuk diproses pemeriksaan,” jelasnya.

"Dalam proses pemeriksaan, suami korban merasa janggal dengan kejadian ini dan melakukan penyelidikan kepada istrinya,” tuturnya.

"Usai tertangkapnya AN yang merupakan ayah dari korban, penyidik unit satu Reskrim Polres Sarolangun melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Dalam penyelidikan, lanjut Kapolres, Unit penyidik Polres Sarolangun dan Unit Polsek Limun berhasil kembali menangkap satu pelaku lagi JI yang tak lain adalah paman korban.

Pelaku berinisial JI ini mengaku telah mencabuli LS dari tahun 2013 hingga 2016.

Pelaku An dan Ji dikenakan tindak pidana dengan rumusan pasal 81 ayat 1 dan ayat 3, pasal 82 ayat 1 dan ayat 2 undang-undang 35 tahun 2014 dengan hukuman minimal 5 tahun dan maxsimal 15 penjara dengan denda 15 milyar. (Kjcom)


Tag : #Sarolangun #Cabul #Pencabulan



Berita Terbaru

 

Sabtu, 04 April 2020 09:45 WIB

Cek Posko Corona Tengah Malam, Al Haris Semangati Petugas Piket


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Al Haris, memantau posko siaga pencegahan Covid-19 di perbatasan Merangin-Kerinci, Jumat (4/3/20) malam. Dalam

 

Jumat, 03 April 2020 22:27 WIB

Cek Endra Serahkan Bantuan APD untuk Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Bupati Sarolangun H Cek Endra menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di Puskesmas maupun di

 

Jumat, 03 April 2020 19:37 WIB

Gubernur Terbitalkan SE Terbaru Perpanjang WFH ASN Pemprov Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, mengeluarkan Surat edaran (SE), Nomor:- SE/GUB.BKD-4.111V/2020 tentang perubahan atas surat edaran

 

Jumat, 03 April 2020 19:32 WIB

Gubernur Video Conference dengan Bupati Walikota Bahas Penanganan Covid-19


Kajanglako.com, Jambi - Rapat Online Gubernur Jambi Fachrori Umar, bersama Bupati dan Wali Kota se Provinsi Jambi dalam upaya penanganan serta pencegahan

 

Jumat, 03 April 2020 15:08 WIB

Solidaritas Pangan Perpus Rakyat untuk Masyarakat Terdampak Covid-19


Kajanglako.com, Jambi - Wabah virus Corona atau Covid-19 masih terus berlangsung di tanah air. Beberapa pihak menyatakan bahwa virus ini akan terus ada