Selasa, 31 Maret 2020


Rabu, 29 Januari 2020 14:00 WIB

Pihak Global School Jambi Benarkan WDZ Guru di Sekolah Tersebut dan Berasal dari China

Reporter : Juanda Prayetno
Kategori : Berita

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Lius Iman Santoso Ciputara, penanggungjawab Yayasan/Lembaga Pendidikan Kurnia Global School Jambi, membenarkan WDZ (26), pasien diduga terpapar corona yang tengah menjalani perawatan isolasi di RSUD Raden Mattaher adalah benar berstus guru/tenaga pendidik di sekolah tersebut. WDZ adalah satu dari 9 guru Yayasan/Lembaga Pendidikan Kurnia Global School Jambi, yang didatangkan dari luar negeri.

"Ke-9 Guru tersebut bekerja sejak Agustus 2019, sebagi Guru mata pelajaran bahas mandarin, bahas Inggris, dan matematika," katanya Lius.



Namun ia membantah jika WDZ (26) disebut warga kota Wuhan China, tetapi warga Xi'an. Yaitu ibu kota dari Provinsi Shaanxi di Republik Rakyat Tiongkok dan juga sebuah kota sub-provinsial di sana.

"Tidak ada dari kota Wuhan (di Global School), dia warga Kota Xi'an, memang benar guru (WDZ) tersebut dari Wuhan pertengahan Desember 2029, dan pada 4 Januari WDZ sampai di Indonesia, dan pada tanggal 6 Januari dia mulai mengajar, ia baru mengeluh sakit (batuk) pada 25 Januari," katanya.

Lanjut lius, bawa guru berinisial WDZ tersebut juga telah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga ia berobat di RSUD Raden Mattaher Jambi ditanggung pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, pada Selasa (28/1/20) dr Kuwat Sri Hudoyo, memberikan penjelasan pers di Gedung Manajeman Lantai 1 RSUD Raden Mattaher Jambi, soal pasien yang sempat diisukan terinfeksi Virus Corona.

“Menteri Kesehatan RI mengutus saya untuk hadir di Provinsi Jambi dan pada hari yang sama, tiga orang Staf Ahli Menteri Kesehatan lainnya diutus ke Sumatera Barat, Kalimantan Barat, dan Sorong Provinsi Papua Barat, untuk menjelaskan hal-hal yang terkait dengan Virus Corona. Kami datang ke sini dengan niat baik dan menyampaikan informasi yang sejujur-jujurnya,” ujar Sri Hudoyo.

Sri Hudoyo mengatakan bahwa sampai saat ini tidak ada Virus Corona di Indonesia. Sri Hudoyo menyatakan, dirinya telah terlebih dahulu menanyakan pihak RSUD Raden Mattaher tentang kronologi penanganan pasien Virus Corona ini, untuk mendapatkan informasi secara langsung dari jajaran direksi maupun dari dokter penanggung jawab klinis, untuk mengetahui presis perkembangan pasien itu sendiri.

Sri Hudoyo menegaskan, saat ini di Indonesia tidak ada Virus Corona, dan kejadian-kejadian di Indonesia saat ini bukan Virus Corona.

Pihak Dinkes Provinsi dan medis RSUD Raden mattaher Jambi sendiri baru mengirim sampel lab pasien yang diduga terpapar Corona, pada Senin 27 Januari kemarin, dan hasilnya baru akan diketahui 2 Minggu ke depan. (Kjcom)


Tag : #Virus #Coroba #Jambi



Berita Terbaru

 

Senin, 30 Maret 2020 19:49 WIB

Gubernur Apresiasi Donasi dari IJK untuk Penanganan Covid-19


Kajanglako.com, Jambi - Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FK IJK) Provinsi Jambi memberikan bantuan untuk penanganan Corona Virus 2019 (Covid-19)

 

Senin, 30 Maret 2020 19:45 WIB

Gubernur Fachrori Tinjau Mall WTC dan Bandara


Kajanglako.com, Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar, menegaskan bahwa Provinsi Jambi terus berbenah untuk menekan penyebaran Corona Virus 2019 (Covid-19).

 

Senin, 30 Maret 2020 18:45 WIB

Antisipasi Virus Corona, Syahirsah Lantik Ratusan Pejabat Secara Online


Kajanglako.com, Batanghari - Bertempat di ruang kaca Rumah Dinas Bupati Batanghari, H Syahirsah Sy melantik ratusan pejabat Eselon II, III dan IV secara

 

Senin, 30 Maret 2020 17:47 WIB

Pemkab Batanghari Siapkan Wisma PKK untuk Isolasi Pasien Corona


Kajanglako.com, Batanghari - Pemkab Batanghari telah menggelontorkan dana yang bersumber dari dana tanggap darurat dan perjalanan dinas dengan nominal

 

Senin, 30 Maret 2020 16:24 WIB

Breaking News..! 1 Lagi Warga Jambi Positif Corona


Kajanglako.com, Jambi - Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, dalam press rilis Senin (30/3/20) sore, mengumumkan data terbaru kasus Corona