Senin, 23 April 2018


Selasa, 11 Juli 2017 16:23 WIB

Bung Karno dan Sumbangan Rakyat Jambi

Reporter :
Kategori : Ensklopedia

Kunjungan Kedua Kali Presiden Soekarno ke Jambi (1962)

By Kajanglako (JP)

Kali pertama Presiden Soekarno ke Jambi pada Juni 1948 setelah menyinggahi Bukittinggi dan Pekanbaru. Masa itu perjuangan rakyat kian memuncak akibat agresi militer Belanda pertama.



Kehadiran Soekarno ketika itu disambut meriah dalam bentuk unjuk kekuatan pasukan TNI Sub Teritorium Djambi (STD) dan keikutsertaan Tentara Pelajar, organisasi pejuang, palang merah dan organisasi perempuan.

Pada saat yang sama, Bung Karno menerima dana hasil pengumpulan dari rakyat Jambi untuk pembelian pesawat Dakota dengan kode nomor RI 002. Terhadap bantuan rakyat Jambi itu, Soekarno berkata, “Djambi adalah satu Daerah Republik Indonesia jang teristimewa jang daerahnja aman dan makmur dan ekonominja berdjalan dengan baik dan satu daerah pula jang dapat mengexport hasil buminja (karet) dan mengimport barang-barang dari luar negeri".

Sedari bersama, aksi pengumpulan dana masa itu memanglah masuk akal, lantaran memenuhi perlengkapan Negara dalam mempertahankan kedaulatan dari cengkraman kolonial, yakni salah satunya membeli empat Dakota.

Masa itu empat Dakota seharga 1500 ton getah kering. Maka, untuk memenuhi pengumpulan dana tersebut, ada dua skema yang diterapkan masa itu. Pertama, Menarik 5 persen dari hasil penjadapan getah, dan hasil pertanian yang berkesesuaian dengan djumlah getah yang ditetapkan di Kewedanan jang tidak menghasilkan getah.

Kedua, pertama kali untuk pembeli sebagian dari djumlah 4 Dakota pemerintah Daerah Jambi dapat meminjam dari saudagar-saudagar di kota Djambi sedjumlah $ 120.000, dengan djalan menarik 30 persen dari djumlah harga barang-barang jang dikeluarkan. Djumlah ini mesti telah tersedia sebelum bulan Agustus 1948. 50 persen dari djumlah harga 4 Dakota dipandang sebagai bakti. 50 persen dari djumlah harga 4 Dakota dipandang sebagai andeel.

Waktu terus berjalan. Agresi militer Belanda masih terjadi berbagai daerah di tanah air. Sekira empat belas tahun kemudian, yaitu tepatnya 11 April 1962, Soekarno kembali datangi Jambi.

Penyambutan kali kedua ini berbeda bila dibandingkan tahun 1948, yaitu disambut oleh kaum pemuda secara adat, penyerahan cinderamata dari warga, ramah tamah bersama pemuka Kerisedenan Jambi dan beberapa aktivitas lain bersama kelompok warga.

Perbedaan itu menandai situasi pemerintah RI dalam posisi di bawah tekanan kolonial Belanda dan membutuhkan dukungan penuh dan merata dari seluruh rakyat Ind48onesia. Tetapi dalam dua kedatangan itu, Bung Karno tetaplah sosok yang karismatik sekaligus jd pemersatu. Dan Rakyat Jambi senantiasa setia di garis perjuangan RI.

Diolah dari berbagai sumber


Tag : #Jambi #Soekarno #Presiden RI #Agresi Militer II #Rakyat Jambi #perjuangan #kemerdekaan RI



Berita Terbaru

 

Pilkada Merangin 2018
Minggu, 22 April 2018 17:34 WIB

Sudah Lantik 23 Ribu Tim Pemenangan, Hamas Targetkan Menang Telak


Kajanglako.com, Merangin - Pasangan nomor urut 2, Al Haris - Mashuri (Hamas) terus memantapkan tim pemenangangannya hingga seluruh kecamatan di Kabupaten

 

Pilpres 2019
Minggu, 22 April 2018 16:03 WIB

Relawan Anis Matta: Diperlukan Sosok untuk Perubahan Bangsa


Kajanglako.com, Jambi - Relawan Anis Matta makin bergerilya ke berbagai daerah untuk makin mengenalkan jagoannya tersebut sebagai modal sebagai di Pilpres

 

Minggu, 22 April 2018 15:41 WIB

Illegal Drailing di Pompa Air Kian Menggila, Anak Sekolah Bahkan Terlibat


Kajanglako.com, Batanghari - Sudah berulang kali aktifitas Illegal Drailing yang berlokasi di Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang ditutup.  Namun sepertinya

 

Pilkada Kerinci 2018
Minggu, 22 April 2018 15:09 WIB

Buktikan Dukungan, Warga Kayu Aro Coblos Zainal-Arsal


Kajanglako.com, Kerinci - Warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Kayu Aro sepakat mencoblos pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci nomor urut 3 Zainal

 

Minggu, 22 April 2018 11:06 WIB

Ini 6 Besar Calon Komisioner KPU 7 Kabupaten di Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Tes wawancara bagi calon Anggota KPU 7 Kabupaten rampung dilaksanakan Tim Seleksi.    Berdasarkan pengumuman hasil rapat